“Setelah kamu pergi, semua tidak sama lagi.
Saya tetap menjalani rutinitas dengan berusaha biasa saja,
Berusaha mengabaikan kenangan tentangmu yang muncul sesukanya,
Tidak, saya tidak kehilangan kendali,
Tapi tetap ada yang berbeda setelah kamu tinggal saya sendiri
Kisah cinta denganmu memang tidak sempurna,
percayalah,
melupakanmu adalah hal sukar luar biasa.
Setengah dari perpisahan adalah berharap akan rekonsiliasi hubungan.
Kamu, saya, dan kesempatan kedua.
Setengah perpisahan yang lainnya adalah berpura-pura telah lupa.
Berpura-pura sudah bahagia.
Hal itu menguras banyak tenaga.
Akan tiba saat dimana saya sudah tidak terlalu mengharapkan pulangmu,
sampai sekarang saya masih berdoa agar waktu itu lekas datang.
Setelah kehilanganmu,
Saya tidak tahu harus berbuat apa.
Menyibukan diri,
membuat raga lelah sebisanya.
Hingga tengah malam dan sepi merayapi,
dan saya hancur ditikam sesal seketika.
Sekali lagi.”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar