Bahwasanya, kita sama-sama sungkan memulai apapun perihal melepaskan; kau tak ingin mengucap barang satu kata, akupun berangan tak akan rela. Tawamu, tawaku; mereka pandai memanipulasi seolah kita tak berarti apa-apa. Diammu, diamku; mereka lebih tahu segalanya. Kau berbakat perihal memendam, dan aku mahir dalam menggenggam.
Tak apa, asal kita tidak padam.
—puanlunar,
Tidak ada komentar:
Posting Komentar