Kamis, 23 November 2017

Aku Datang Lagi ke Tempat Ini


Aku berusaha tergelak. Berusaha tertawa keras-keras biar kalau ada air mata yang jatuh bisa untuk alasan jatuhnya karena tertawa.

"Sini peluk," katamu. Dan benar, pelukanmu selalu bisa menenangkan aku.
"Aku bakal kangen banget." Kamu berbisik tepat di telingaku, sambil mengacak pelan rambutku dengan ibu jarimu.

"Hei, jangan nangis." Kamu menyeka air mataku dengan jari-jarimu. Aku menggelengkan kepala. Aku tak menyukai suasana seperti ini.
"Aku masih mau sama kamu, aku nggak mau pulang".

Sekali lagi kita berpelukan  di tengah keramaian.
Lalu aku berjalan, kamu semakin jauh. Aku mau lihat kamu melambaikan tangan, sampai benar-benar hilang dari pandangan.
Rasanya dadaku untuk bernafas saja sesak sekali.

Aku datang lagi ke tempat ini.

Bedanya adalah tak ada lagi kamu di sini.
Aku sendirian. Sekeras apapun tangisanku, sekuat apapun aku menahan dingin malam, tak ada lagi kamu.

Tak - ada - lagi - kamu.

Aku memang tak menyukai suasana perpisahan seperti waktu itu. Tapi aku lebih tak menyukai seperti sekarang. Kalaupun kita berpisah, tak apa. Paling tidak, aku masih bisa melihat kamu dari mana saja.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar