Sabtu, 26 Mei 2018

Tak Seberapa Berarti

Perempuan yang kau lukai itu masih mencintaimu.

Setelah kepergianmu, isi dalam kepalanya belum banyak berubah. Sedikit banyak, kau masih dunianya. Ia mungkin akan diam, memendam. Remuk redam.

Perempuan itu akan menghabiskan banyak malam dan subuh untuk merenungi menerima jika selamanya versi kalian ternyata semu.

Ia akan menangis, akan patah tiap mengenang kenangan manis. Kau tiba-tiba dapat hadir di mana-mana, meski hanya lewat lagu yang tak sengaja didengarnya.

Perempuan yang kau lukai itu kau biarkan jatuh cinta padamu sejadi-jadinya sampai tidak ada cinta yang tersisa bagi dirinya.

Perempuan yang kau lukai itu kau biarkan pulih sendiri. Kau menganut paham jika mantan adalah lawan. Tidak mau tahu sebesar apa kehilangan yang kau timbulkan.

Perempuan yang kau lukai itu suatu hari nanti akan sembuh, tanpa campur tanganmu. Tanpa bayangmu yang hanya membuat makin sendu.

Kau lari, pergi, tak peduli.
Tak perlu kembali.
Ia yang sepenuhnya sembuh tak mungkin patah karenamu lagi.

Perempuan yang kau lukai itu nanti hanya akan mengenangmu sebagai satu sosok dari masa lalu. Tak lebih, tak seberapa berarti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar